Menanam dengan Media Hidrogel

Butiran hidrogel yang lebih mirip kristal sering mengecoh siapa saja yang baru melihatnya. Hampir semua yang baru mengenal cara menanam dengan hidrogel ini mengira bawak vas bening yang ditumbuhi tanaman itu ditaburi kristal.

Pada umumnya, kita mengenal hidroponik hanya menggunakan batu yang mampu menyimpan air, atau tanaman yang menggunakan sistem pengairan yang sudah diatur sedemikian rupa. Tapi kini, anda bisa menanam dengan cara hidroponik yang menggunakan media hidrogel.

Hidrogel adalah senyawa hasil perkembangan di bidang perkebunan yang konon mampu menyimpan 400 kali lipat dari berat air. Karena sifat inilah hidrogel mampu menggantikan media tanah, batu, atau air sekalipun.

Selain terlihat lebih indah, menanam dengan menggunakan hidrogel memiliki perawatan yang lebih mudah. Kalau tanaman sudah mampu beradaptasi dengan baik, kita hanya cukup menyiramnya satu sampai dua bulan sekali saja.

Butiran hidrogel yang lebih mirip kristal sering mengecoh siapa saja yang baru melihatnya. Hampir semua yang baru mengenal cara menanam dengan hidrogel ini mengira bawak vas bening yang ditumbuhi tanaman itu ditaburi kristal.

Namun setelah dipegang, Anda pasti akan terkejut, sebab hidrogel ini lunak dan basah. Bisa jadi Anda malah mengira, itu adalah agar-agar. Padahal yang dimaksud adalah hidrogel.

Selain sudah menawan dari bentuknya, hidrogel juga menarik karena warnanya. Bisa dibayangkan betapa indah-nya jika di sudut ruangan kita ada vas bening yang berisi tanaman yang tumbuh di dalam media hidrogel dengan warna-warna menawan seperti merah jambu, biru, hijau, kuning dan sebagainya yang berkilauan. Selain itu, hidrogel juga tepat digunakan untuk merangkai bunga potong agar bertahan segar lebih lama.

Anda boleh mulai mencoba menanam dengan hidrogel, seketika Anda telah memiliki bahan utamanya, yaitu hidrogel kering. Sebanyak 7,5 gram hidrogel kering, Anda campur dengan 1 liter air lalu diamkan selama sekitar 1 jam, jangan lupa rendam bersamaan dengan pupuknya. Sesekali aduk agar pupuk dan warna tercampur maksimal.

Setelah itu bilas dengan air bersih, agar hidrogel lebih bercahaya, kemudian tempatkan dalam wadah serupa saringan sekitar satu jam untuk mendapatkan hidrogel dengan kandungan air yang kita butuhkan.





Vas Bening

Setelah hidrogel siap untuk ditanami, segera saja siapkan vas bening, dan tanaman dari jenis tanaman air yang lebih mudah tumbuh. Pindahkan tanaman dari pot dan jaga jangan sampai ada akar yang rusak.

Lalu cuci sampai bersih, jangan sampai ada tanah yang menempel. Sebaiknya akar yang putus, rusak atau busuk dihilangkan agar tumbuh dengan baik. Isi seperempat bagian vas dengan hidrogel, baru kemudian taruh tanaman dengan posisi yang kita inginkan dan tutup lagi seluruh bagaian tanaman dengan hidrogel.

Pada minggu pertama setelah penanaman, siram dengan cara menyemprot tanaman setiap hari. Baru setelah tumbuh atau beradaptasi dengan baik, kita cukup menyemprotkan air ke daun dan batang tanaman itu satu atau dua bulan sekali.

Jika terlalu banyak memberi air, bisa menyebabkan akar menjadi busuk sehingga anda harus berhati-hati dalam menyemprot tanaman tersebut. Namun, jika tanaman terlihat tumbuh dengan lambat, sebaiknya pindahkan ke sudut ruangan lain, tapi jangan sampai terkena sinar matahari langsung. Hal ini akan berpengaruh pada hidrogel, sebab jika terkena sinar matahari terus-menerus, hidrogel akan berlumut. Tapi kalau lumut sudah kadung ada dalam hidrogel Anda, segeralah mencucinya dengan cara pindahkan tanaman lalu siram hidrogel dengan air panas. Jika warnanya tampak memudar, teteskan lagi saja pewarna agar Anda bisa mendapatkan warna hidrogel yang diinginkan.

Jika Anda telah mendapatkan keasyikan menanam dengan cara ini tentu anda akan terus mencoba dengan berbagai tanaman. Tak hanya tanaman Sri Rezeki atau tanaman air baik yang merambat yang Anda coba tanam, mungkin juga cabai atau bayam yang Anda tanam.

Adalah Eka Dwiyanti (37), ibu satu anak yang membawa sistem hidrogel merebak di Jakarta dan sekitarnya. Berawal dari hobi Bu Eka bercocok tanam, sampai pada suatu ketika ada rekan yang memperkenalkannya dengan hidrogel.

Hidrogel yang awalnya hanya berwarna putih bening, dimodifikasi putri pertama dari tujuh bersaudara pasangan Bapak Harun Mujiono dan Ibu Parmingah, sehingga mampu memiliki warna-warna yang menawan. Zat pewarna yang digunakan Bu Eka adalah pewarna makanan sehingga tidak meracuni tanaman.

Hobi yang berkembang jadi usaha ini, dirintisnya sejak tahun 1998, kini hidrogel hasil modifikasi penyuka makanan tom yam ini, segera memasuki pasaran di beberapa negara di Timur Tengah.

Kalau tak mau tertinggal dan ingin berkonsultasi banyak tentang menanam dengan cara hidrogel, Anda bisa menghubungi Bu Eka di nomor telepon (021) 8216987, dengan modal vas bening seharga sekitar Rp 20.000 untuk hidrogel dan juga dudukan vas dari besi seharga sekitar Rp 15.000, Anda bisa menanam dengan cara baru dengan interior ruangan yang baru pula.





  • href="http://www.payooclub.com/pages/index.php?refid=hasan7226">payooclub.comborder="0"
    src="http://www.payooclub.com/images/banner.gif"/>











  • Gabung disini



  • Gabung disini



  • Gabung disini



  • ========================================



    GRATIS Report
    "Bagaimana Mendapatkan 1 Juta Rupiah Pertama Anda Lewat Internet"





    >> Ya Saya Mau GRATIS Sekarang <<





    ========================================